ARTICLE : IT'S ALL ABOUT PRIORITY




Banyak yang bertanya kepada saya, kenapa saya harus memakai skincare mahal. Tidak kok, saya tidak harus memakai skincare mahal. Dan pada dasarnya memang tidak harus memkai skincare mahal, cari yang sesuai dengan kondisi kulit saja. Dan kalaupun sekarang saya menggunakan skincare mahal, itu adalah tentang pilihan, bukan keharusan.

Setiap orang memiliki prioritas dan preferensi dalam hidupnya. Dan sadar atau tidak, akan selalu ada pengorbanan bersandingan dengan prioritas tersebut. Artinya dengan memprioritaskan sesuatu, kita harus menomorduakan lainnya kan? Itulah yang terjadi kepada saya, ketika saya memilih skincare menjadi preferensi saya dibandingkan hal lainnya. Contoh kecilnya adalah, ketika ada sebuah film baru tayang di bioskop, teman-teman saya sudah ribut ingin menontonnya, sedangkan saya memilih untuk mengabaikannya dan menyimpan uang untuk membeli skincare yang saya inginkan. Jadi itu semua kembali kepada prioritas dan preferensi tiap-tiap orang. Bukan berarti uang saya lebih banyak atau apa dibanding teman-teman saya, kembali lagi ini adalah pilihan.

Saya memutuskan untuk menulis blog ini dari tahun 2014, sementara perjalanan saya berpetualang dengan skincare dimulai jauh dari sebelum 2014. Saya sudah mencoba mulai dari viva hingga sulwhasoo yang kini menjadi kecintaan saya. Memang di blog ini akan banyak postingan tentang sulwhasoo karena memang merk ini yang sedang menjadi favorit saya. Bukan karena saya menganggap adalah suatu keharusan untuk memakai skincare mahal ya. Dan sebenarnya saya masih memakai toner viva green tea dan bedak marcks kok dalam keseharian saya, hanya belum sempat ditulis saja reviewnya.

Preferensi saya dalam memilih skincare dengan harga yang 'agak' mahal bukan tanpa alasan. Menurut saya, harga dalam skincare itu enggak bohong. Skincare yang lebih mahal mungkin memang menggunakan bahan-bahan yang lebih bagus atau cara memprosesnya yang lebih bagus sehingga hasilnya di kulit pun lebih bagus. Ini menurut pengalaman saya ya. Bukan berarti produk murah tidak bagus. Produk murah tetap bagus, tapi ada hasil lebih yang diberikan oleh produk mahal. Tapi tetap ya, semua itu apabila kulit kita cocok.

Ada juga tips yang diberikan oleh seorang 'skincare junkie' yang sering menulis artikel di femaledaily, yaitu supaya lebih hemat kita bisa mengkombinasikan antara produk mahal dan produk murah. Pilih produk mahal hanya untuk satu atau dua macam skincare yang paling penting atau paling dibutuhkan oleh kulit ladies. Sedangkan yang lainnya pakai produk murah saja. Contohnya saya, karena saya merasa kulit saya sangat butuh nutrisi, maka saya selalu menggunakan serum dari produk yang mahal, karena memang hasilnya lebih terlihat daripada serum dari produk murah. Namun untuk bedak, cukup saya pakai marcks saja.Begitu pula untuk double cleansing. Karena make-up saya hanya bb cream, itu pun tipis - tipis, maka untuk cream cleanser/ cleansing oil, saya menggunakan yang murah saja. Favorit saya adalah viva milk cleanser, yang harganya murah namun kualitasnya tidak murahan.

Jadi ladies, sediakan budget sesuai preferensi masing-masing, khusus untuk skincare. Sama seperti memiliki budget untuk belanja atau nonton bioskop, sediakan budget khusus untuk skincare. Menurut saya, menjaga kesehatan kulit adalah salah satu bentuk rasa syukur kita atas anugerah Alloh SWT. Ketika kita lahir, kita dalam keadaan sehat dengan kulit yang sehat kan. Mari kita jaga anugerah itu dengan cara menggunakan skincare yang sesuai dengan kebutuhan kulit kita.

Komentar

Postingan Populer