RECENTLY USED : LULUR REMPAH WANGI BY BALI TANGI
Bali Tangi adalah lulur tradisional Bali milik Bapak Wayan Sukhana dan istrinya, Ibu Made Yuliani. Suami istri asal Bali ini memulai usaha lulur bali tangi di tahun 2000. Silahkan ladies mengunjungi web bali tangi untuk informasi lebih detail tentang bali tangi.
Salah satu lulur bali tangi yang banyak direkomendasikan oleh member femaledaily adalah varian rempah wangi. Hal iu juga sejalan dengan apa yang dikatakan oleh seller bali tangi tempat tyas membeli produk. Menurut seller tersebut varian terfavorit adalah rempah wangi dan bengkuang. Dan akhirnya tyas membeli rempah wangi sesuai saran para member femaledaily.
Selain rempah wangi, masih banyak varian dari lulur bali tangi ini, yaitu green tea, boreh, mud, coklat, kopi, susu, teh, alpukat, strawberry, pepaya, wortel, timun, bengkuang, mawar, lavender, jasmine, frangipani, coconut, sandalwood, anticellulit, seaweed, dan lemongrass. Bali tangi juga memproduksi produk kecantikan selain lulur, yaitu sabun sereh, betel soap, natural soap, transparant soap, body milk, massage oil,masker, herbal bath, ratus, garam mandi, dll. Untuk detail manfaat produk, sekali lagi tyas sarankan ladies berkunjung ke web bali tangi.
Tyas membeli lulur bali tangi dari reseller yang berlokasi di Jakarta. Apabila ladies ingin membeli lulur ini langsung dari web bali tangi juga bisa. Namun sayang tyas tidak menemukan informasi harga produk di web bali tangi, sehingga tyas tidak bisa memberikan perbandingan harganya. Tyas membeli lulur bali tangi sekitar 100ribu rupiah untuk kemasan 500 gram. Kemasan 500 gram dapat digunakan sekitar untuk 3 bulan pemakaian rutin 3 hari sekali. Untuk ladies yang merasa kemasan 500 gram terlalu besar, dapat membeli kemasan yang lebih kecil, kalau tidak salah tersedia kemasan 100 gram.
Kesan tyas pertama kali tentang produk ini ketika sampai di tangan tyas adalah wanginya yang -meminjam istilah para member femaledaily- penganten banget. Wangi varian rempah wangi ini memang wangi khas lulur tradisional rempah seperti yang biasa digunakan oleh calon pengantin. Dan jujur saja tyas tidak suka wangi seperti ini.
Pada pemakaian pertama, tyas langsung bisa mentolerir wangi pengantin lulur ini. Setelah dikeringkan lama-lama wanginya jadi lembut dan tahan lama. Tyas memakai lulur ini malam hari, dan keesokan harinya tyas masih bisa mencium aroma lembut lulur ini di badan tyas, padahal tyas sedang berkeringat parah setelah senam aerobik. Janji varian rempah wangi untuk menghilangkan bau badan ditepatinya dengan baik sekali.
Untuk janji mencerahkan baru tyas rasakan sebulan rutin memakai lulur ini selama sebulan. Tyas memakai lulur ini 3 hari sekali. Setelah sebulan tyas memperhatikan kulit tyas tampak bersih dan cerah, bukan putih ya. Cerahnya karena bersihnya itu.
Kekurangan lulur ini adalah tidak memberikan efek lembap di kulit, bahkan cenderung membuat kering. Pada pemakaian pertama adonan lulur tyas tidak terlalu encer, sehingga tekstur lulur menjadi kental dan sangat kasar. Telapak tangan yang tyas pakai untuk menggosok lulur ini sampai kering dan sedikit mengelupas. Pemakaian berikutnya tyas menambahkan lebih banyak air ke adonan lulur tyas supaya lebih encer. Selain itu tyas tidak menggosoknya dengan keras. Hasilnya telapak tangan tyas tidak kering lagi.
Tips yang tyas dapat dari member femaledaily supaya lulur menjadi lebih lembap adalah menambahkan minyak zaitun dan susu cair ke dalam adonan lulur. Tyas mencoba menambahkan minyak zaitun ke dalam adonan lulur tyas. Hasilnya sungguh menggembirakan. Hanya beberapa tetes minyak zaitun berhasil membuat lulur ini melembapkan kulit tyas. Untuk menambahkan susu cair, tyas masih belum tega. Ada sih susu ultra di kulkas, tapi tyas masih tidak rela untuk menjadikannya lulur, hehe. Mungkin apabila suatu hari nanti tyas membeli lulur ini lagi (dan tyas memang punya rencana untuk membeli lagi produk ini suatu hari nanti) tyas akan menguatkan hati untuk menambahkan susu cair ke adonan lulur tyas.
![]() |
| bubuk lulur berwarna coklat, seperti lulur tradisional pada umumnya |
![]() |
| setelah ditambah air |
![]() |
| ditambah minyak zaitun |
Sebelumnya maaf untuk foto kali ini yang sangat amat berantakan. Karena ngambil fotonya juga buru-buru. Ada satu lagi kekurangan lulur ini, yaitu dia mudah mengendap. Jadi sambil dipakai harus sambil terus diaduk.
Saran tyas untuk ladies yang ingin mencoba lulur bali tangi, terutama varian rempah wangi adalah tambahkan sesuatu yang dapat membuat adonan lulur lebih lembap, seperti minyak zaitun. Karena menggunakan lulur ini saja memang membersihkan kulit, mencerahkan, dan menghilangkan bau badan, tapi ladies tentu tidak mau kan kalau kulitnya jadi kering. Selamat mencoba ladies.






Kakak belinya dimana? Bisa minta alamat web nya atou fb / iG
BalasHapusAlamat webnya apa?
BalasHapus